Tampilkan postingan dengan label Tanya Jawab Seputar Zhu Nian 51-100. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tanya Jawab Seputar Zhu Nian 51-100. Tampilkan semua postingan

Selasa, 05 Agustus 2014

Tanya Jawab Zhu Nian 100



Tanya Jawab Seputar Zhu Nian  100

Tanya :
Setelah ibunda meninggal dunia, alayavijnana nya berada di periode Antarabhava, andaikata putra putrinya melafal Amituofo melimpahkan jasa padanya, apakah dapat membantu bunda sehingga pasti berhasil terlahir ke Alam Sukhavati, tidak perlu bertumimbal lahir lagi?

Jawab :
Bisa. Di dalam Ksitigarbha Sutra tercantum tentang Putri Brahmana dan Putri Jyotinetra, benar-benar dapat menyelamatkan ibundanya. Putra putri mengetahui tentang Alam Sukhavati, segenap hati ingin membantu ibunda agar terlahir ke Alam Sukhavati, jika alayavijnana bunda kalian yang berada di Antarabhava, bersedia bekerjasama maka beliau akan terlahir ke Alam Sukhavati; jika sebaliknya tidak bersedia bekerjasama maka juga tak berdaya, tidak bisa terlahir ke Alam Sukhavati. Ada juga yang mau bekerjasama, namun ada juga yang tidak mau bekerjasama.


Sumber :
Tanya Jawab Seputar Zhu Nian
Oleh Master Chin Kung



問:母親過世,子女若於母親中陰身時,真誠念佛,是否可以幫助母親決定往生,不需要再轉世了?
答:可以。《地藏經》上,婆羅門女、光目女,真的把母親超度了。子女知道西方極樂世界,一心一意為母親求生淨土,你母親的中陰身如果能合作,就能往生;如果不合作就沒辦法,不能往生。合作的人有,不肯合作的人也有。(摘錄自21-335-01

臨終助念答問
淨空法師主講



Senin, 04 Agustus 2014

Tanya Jawab Zhu Nian 99



Tanya Jawab Seputar Zhu Nian  99

Tanya :
Orang yang mati dalam kecelakaan, apakah bisa karena ketulusan Zhu Nian dan ceramah yang tepat sasaran sehingga dapat terlahir ke Alam Sukhavati, dan bukan seperti kepercayaan takhayul yang bilang harus menanti hingga berhasil mencari pengganti baru bisa bertumimbal lahir? Jika karena demikian maka berhasil terlahir ke Alam Sukhavati, apakah ini karena benih dan faktor pendukung yakni akar kebajikan dan berkah kebajikan yang dipupuknya pada masa kelahiran lampau mendalam dan tebal? Atau karena semua makhluk sempurna akan Jiwa KeBuddhaan, sehingga asalkan membangkitkan ketulusan, maka almarhum dapat melepaskan kemelekatan, mengikuti Buddha Amitabha terlahir ke Alam Sukhavati?

Jawab :
Orang yang meninggal dunia karena kecelakaan, asalkan dapat menerima bimbingan dari orang lain, segera mengamalkannya sesuai dengan ajaran, melafal Amituofo bertekad lahir ke Alam Sukhavati, ini adalah pada masa kelahiran lampau benih sebab melatih Ajaran Sukhavati sangat mendalam, sehingga begitu diingatkan, maka langsung tersambung dengan akar kebajikan masa kelahiran lampau, dengan demikian dapat terlahir ke Alam Sukhavati.

Mengenai harus mencari pengganti, itu karena rintangan karmanya mendalam dan berat, yang juga dapat dikatakan sebagai pikiran tumimbal lahir menciptakan karma tumimbal lahir, maka ini harus menunggu hingga ada yang menggantikannya barulah dia dapat meninggalkan lokasi dan bertumimbal lahir.

Maka itu bila diamati dengan seksama, maka dapat menemukannya, di tempat lokasi kecelakaan mobil, akan sering terjadi kecelakaan mobil lainnya, ini karena hendak mencari pengganti. Tetapi arwah penasaran juga tidak bisa sembarangan mencari pengganti, yang berhasil dicarinya pasti memiliki kesalahan, barulah  arwah penasaran memiliki kesempatan.

Sumber :
Tanya Jawab Seputar Zhu Nian
Oleh Master Chin Kung



問:意外死亡的人,是否能因至誠助念及適當的開示往生極樂世界,而非如傳聞所說,一定得找替身才能投胎?若因此往生,是否算是前生所修善根福德深厚?還是佛性本具,只要至誠感通,都能令亡者放下執著,隨佛往生?
答:意外往生的人,凡是能夠接受別人的勸告,立刻依教奉行,念佛求往生,這是過去生修淨土的因很深,一經提醒,就把前世的善根接上,這樣確實能往生。至於要找替身,那是業障深重,也就是說,還是輪迴心造輪迴業,那就一定要找到替身才能離開現場。所以細心觀察就會發現,出車禍的地方,就會常出車禍,那是在找替身。但是冤魂不能隨便找替身,被找的人一定有過失,冤魂在那裡等到了機會。(摘錄自21-279-01

臨終助念答問
淨空法師主講



Tanya Jawab Zhu Nian 98



Tanya Jawab Seputar Zhu Nian  98

Tanya :
Mengapa berada di dalam periode Antarabhava, dalam waktu yang begitu singkat, baru mengenal Buddha Dharma, namun bisa terlahir ke Alam Sukhavati?

Jawab :
Pada masa kelahiran yang lampau, pernah mempelajari pintu Dharma ini, namun belum berhasil, pada kelahiran ini dalam periode Antarabhava kebetulan mendengarnya, sehingga akar kebajikan masa kelahiran lampau jadi muncul ke permukaan, gigih berusaha maju tanpa gentar, melepaskan semua kemelekatan, tiada sedikitpun perasaan merindukan harta benda dan sanak keluarga, maka itu dengan tanpa rintangan bisa meraih keberhasilan.

Dan yang jarang ditemukan adalah sepanjang hidup tidak percaya pada Ajaran Buddha, setelah meninggal dunia juga tidak percaya pada Ajaran Buddha, namun hanya saat berada di periode Antarabhava mendengar Buddha Dharma, setelah memahaminya, mengikuti para hadirin melafal Amituofo, juga dapat terlahir ke Alam Sukhavati.

Orang seperti ini keyakinan dan tekadnya sungguh teguh, Mara juga tidak mampu mempengaruhinya, asalkan niat pikiran akar kebajikan masa kelahiran lampaunya tergerak, maka dapat memperoleh pemberkatan cahaya Buddha Amitabha dan mendapatkan manfaat, mujizat ini sungguh tak terbayangkan.

Sumber :
Tanya Jawab Seputar Zhu Nian
Oleh Master Chin Kung



問:為什麼在中陰身這麼短的時間內接觸到佛法就能住生?
答:過去生中修過這個法門,那一生沒修成功,這一生在臨終時聽到,把宿世的善根引發出來,勇猛精進,萬緣放下,沒有一絲毫留戀,所以很順利的就成就了。更希有難得的是,一生不信佛,死了也不信佛,死了以後中陰身聞到佛法,搞明白之後,跟著助念的同修念佛,也能往生。像這樣的人,意志、信心都很堅定,魔的磁場不能影響他,只要他宿世善根的念頭一動,就能得到阿彌陀佛毫光的加持,就能受益,這種感應不可思議。(摘錄自12-17-1813


臨終助念答問
淨空法師主講



Tanya Jawab Zhu Nian 97



Tanya Jawab Seputar Zhu Nian  97

Tanya :
Apakah jika berada di dalam periode Antarabhava, almarhum masih berkesempatan terlahir ke Alam Sukhavati?

Jawab :
Upasika Hu sudah belasan tahun belajar Ajaran Buddha, ibundanya adalah orang berhati baik namun tidak mengenal Buddha Dharma, selalu merasa putrinya belajar Ajaran Buddha adalah kepercayaan takhayul. Ketika penyakit ibundanya sudah kritis, para sahabat Dharma pergi ke rumahsakit untuk membantu ibunda Hu melafal Amituofo, ibunda Hu juga ikut melafal Amituofo meskipun diliputi keraguan, bahkan selalu bertanya : “Apa benar? Benarkah semua ini?”  Pada saat begini, faktor pendukung sangatlah penting, ada anggota Sangha yang memberinya ceramah, mengingatinya agar mengikuti hadirin melafal Amituofo, akhirnya beliau meninggal dunia.

Upasika Hu di Taiwan di Vihara Shan Guo Lin demi melakukan pelimpahan jasa buat ibundanya, mengadakan Foqi (kegiatan pelafalan Amituofo selama tujuh hari), “Upacara kebaktian pembacaan Amitabha Sutra berkesinambungan selama tiga sesi”, kegiatan ini berlangsung hingga 49 hari, pesertanya ada sekitar lebih dari 300 orang, siang malam melafal Amituofo tiada henti. Alayavijnana ibunda Hu tidak meninggalkan ruang kebaktian pelafalan Amituofo, beliau tahu diri sendiri sudah wafat, lalu dia merasuki tubuh seorang umat yang memang berprofesi sebagai media dan berkata :
“Mengapa kalian begitu baik padaku? Saya sangat terkejut! Apakah ini karena putriku?” Ini adalah pesan pertamanya.

Kami terus menasehatinya agar bersedia melafal Amituofo dan bertekad lahir ke Alam Sukhavati, dia bertanya banyak sekali pertanyaan, apa itu Buddha? Mengapa harus melafal Amituofo? Apa manfaat dari melafal Amituofo? Saat itu ada seorang anggota Sangha yang memberi penjelasan padanya, setelah selesai mendengarkan, dia bersukacita berkata:
“Buddha Dharma sungguh bagus sekali!” Juga berkata : “Begini saja, saya ingin mendengar ceramah Dharma”.

Dia memohon mendengar ceramah Dharma, maka meletakkan televisi di samping peti jenazahnya, memutar “Ksitigarbha Sutra”. Kemudian dia juga memohon agar VCD yang diputar malam hari jika sudah selesai disaksikan maka tolong diganti, namun orang yang bertugas di malam hari memutar VCD dan menggantinya tentunya akan sangat menderita, maka ibunda Hu berpesan pada Upasika Hu agar mencarikan seperangkat Karaoke, yang bisa dimasukkan sekaligus 400 lembar VCD, sehingga siang malam tiada henti memutar Ksitigarbha Sutra untuk disaksikannya, setelah itu dia tidak merasuki lagi.

Setelah melewati sekitar lebih dari dua minggu kemudian, dia merasuki lagi, ketika ditanya ke mana dia perginya?  Dia menjawab dia tidak pergi ke mana-mana , siang malam mendengar ceramah Dharma. Lalu berkata lagi : “Sekarang tak perlu lagi mendengar ceramah, harus melafal Amituofo bertekad terlahir ke Alam Sukhavati, mengapa Buddha Amitabha masih belum datang menjemputku?”

Akhirnya dia melafal Amituofo. Hingga hari ke-49, di dalam “Upacara kebaktian pembacaan Amitabha Sutra berkesinambungan selama tiga sesi”, lagi-lagi dia merasuki dan berkata pada semua hadirin, mengucapkan terimakasih pada semua orang yang telah membantunya melafal Amituofo, kini dia akan terlahir ke Alam Sukhavati pada bunga teratai tingkatan bawah bagian menengah.

Orang yang tidak pernah mengenal Ajaran Buddha, di dalam periode Antarabhava memperoleh penyelamatan, ini adalah kejadian yang kami saksikan secara langsung untuk pertama kalinya.


Sumber :
Tanya Jawab Seputar Zhu Nian
Oleh Master Chin Kung



問:中陰身還有機會念佛往生嗎?
答:總幹事胡居士學佛十多年,她母親是個很善良的人,沒有接觸佛法,總認為女兒學佛是迷信。她病重的時候,同參道友到醫院替她助念,她也跟著念,半信半疑,還常問:「真的嗎?這是真的嗎?」這個時候,助緣就非常重要,有法師給她開示,提醒她跟著大家一起念佛,她就這樣走了。胡居士在台灣善果林給母親做佛七、三時繫念,七個七,四十九天,有三百多位同修,日夜不斷的念佛。她母親的靈柩停在念佛堂旁邊的房子裡,知道自己已經過世,附在一位靈媒身上說:
「你們為什麼對我這麼好?我很驚訝!是不是我女兒的關係?」這是第一次傳遞的訊息。我們勸她的中陰身念佛,勸她求生淨土,她問了很多問題,什麼是佛?為什麼要念佛?念佛有什麼好處?當時有位年輕法師給她講解,聽完以後很歡喜,說:
「佛法太好了!」又說:「這樣子好了,我聽經。」
她要求聽經,於是就把電視機放在棺材旁邊,播《地藏經》。她還要求晚上播的光碟,看完之後要換,但是人去換太辛苦了,她就交代胡居士去找一台卡拉OK,可以放四百張光碟,於是日夜不斷的播《地藏經》給她看,後來不再附身了。過了大概兩個多星期,又再附身,問她到哪裡去了?她說沒有走,日夜在聽經。
又說:「現在不要聽經了,要念佛,要求往生,為什麼阿彌陀佛還沒來接我?」最後她念佛。到終七那一天,也就是第四十九天,在三時繫念法會時,她又附身告訴大家,很感謝大家給她做增上緣,她往生極樂世界了,下品中生。沒有接觸過佛法的人,中陰身得度,這是我們親眼看到的第一個人。(摘錄自12-17-178902-34-148

臨終助念答問
淨空法師主講



Tanya Jawab Zhu Nian 96



Tanya Jawab Seputar Zhu Nian  96

Tanya :
Andaikata sebersit niat pikiran terakhir adalah melafal Amituofo, setelah menghembuskan nafas terakhir, tidak tahu kapan alayavijnana meninggalkan tubuh kasarnya, apakah bisa menjamin dia telah terlahir ke Alam Sukhavati? Andaikata memang praktisi pelafal Amituofo meninggal dunia tak perlu melewati periode Antarabhava, maka buat apa kita melakukan Zhu Nian (membantu melafal Amituofo)?

Jawab :
Ini harus melihat jodohnya, maka itu saat begini melakukan Zhu Nian adalah sangat penting, harus tahu bagaimana cara membantu dirinya.  Praktisi pelafal Amituofo setelah meninggal dunia tidak melewati periode Antarabhava, namun demi keamanan, sebaiknya juga melafal Amituofo selama 8 jam atau 12 jam atau 14 jam, lagipula yang ada hanya manfaat tidak ada ruginya, oleh karena banyak orang yang membantu almarhum melafal Amituofo, maka tingkatan bunga teratainya akan lebih tinggi, sampai di Alam Sukhavati merasa begitu tersanjung, kanan kiri begitu banyak yang mendukung, takkan kesepian dan menyendiri.

Harus diketahui bahwa pasien yang benar-benar terlahir ke Alam Sukhavati adalah begitu menghembuskan nafas terakhir, langsung pergi, tetapi para guru sesepuh dan praktisi senior jaman dulu masih menyarankan agar melafal Amituofo selama 8 jam atau 12 jam atau diperpanjang lagi waktunya,  sungguh ini akan membawa manfaat baik bagi yang telah meninggal dunia maupun yang masih hidup, semakin panjang waktunya maka semakin bagus, waktu melafal Amituofo jadi semakin lama, wajah almarhum juga akan tampak semakin bagus, meskipun setelah satu atau dua minggu kemudian baru dikenakan pakaian, seluruh tubuhnya akan tetap lembut dan lentur, tidak sama dengan orang lain pada umumnya, dengan demikian dapat mengembangkan keyakinan hati para praktisi pelafal Amituofo lainnya.

Sumber :
Tanya Jawab Seputar Zhu Nian
Oleh Master Chin Kung



問:如果最後一口氣在念佛,但斷氣後,又不知神識何時離開身體,能保證往生極樂嗎?念佛同修往生沒有中陰,為何還要助念?
答:這要看他的緣分,所以這時候助念非常重要,要懂得怎樣幫助他。念佛同修往生沒有中陰,但為了安全起見,還是要念八個小時、十二個小時、十四個小時,而且只有好處沒有壞處,因為往生有這麼多人助念,品位會增高,到了極樂世界也很光榮,後頭有這麼多人擁護,不至於孤家寡人一個。要知道,真正往生是斷氣就走,可是古大德還是提倡念佛八小時、十二小時或是更長的時間,實在講是冥陽兩利,愈長愈好,念佛時間愈久,亡者示現的相貌也愈好,就算放一、二個星期再穿衣服,全身還是柔軟的,跟一般人完全不一樣,這樣就能啟發念佛人的信心。(摘錄自21-299-01

臨終助念答問
淨空法師主講



Tanya Jawab Zhu Nian 95



Tanya Jawab Seputar Zhu Nian  95

Tanya :
Orang yang tertabrak mobil bukankah akan jadi hantu, jatuh ke alam setan, tetapi kenapa malah masih ada di jalanan dan mencari penggantinya? Atau yang mati gantung diri di kamar, ada juga yang berada di dalam rumah menjadi setan pengganggu, kenapa bukannya berada di alam setan saja? Hal ini seperti yang diungkapkan dalam Ajaran Buddha bahwa alam manusia dan alam setan beda ruang, apakah karena waktu yang sama, sehingga terjadi kekacauan?

Jawab :
Kejadian ini memang ada, baik di Tiongkok maupun di luar negeri, kami juga sudah menjumpainya tidak sedikit. Di sini ada sedikit hal yang khusus harus diperhatikan, manusia setelah mati belum tentu jatuh ke alam setan. Setelah meninggal dunia dan belum terlahir kembali, periode ini disebut sebagai Antarabhava, masyarakat Tionghoa menyebutnya sebagai arwah, belum lagi pergi bertumimbal lahir; jika jatuh ke alam setan berarti dia sudah bertumimbal lahir di salah satu alam. Asalkan yang mati secara tidak wajar, yang bunuh diri, akan sangat merepotkan, mengapa demikian?

Di dalam sutra Buddha telah dijelaskan secara rinci, jika dia hendak mencari pengganti, mencari pengganti berarti dia masih berada dalam periode Antarabhava, kita menyebutnya sebagai arwah. Setelah berhasil mencari pengganti, maka mengikuti kekuatan karmanya terlahir kembali, jika dia sudah terlebih dulu jatuh ke alam setan, maka dia tidak bisa berhubungan lagi dengan manusia.

Sumber :
Tanya Jawab Seputar Zhu Nian
Oleh Master Chin Kung


問:人被撞死不就變成鬼,墮到鬼道去,怎麼還在馬路上等找替身?或吊死在房間裡,有些還在屋內鬧鬼,怎麼不隨業到鬼道去?這跟佛學上所提到的人鬼空間,是因為重疊而混淆亂了嗎?是否如同世俗去找法師做路祭來引魂就好,有沒有其他更好的辦法?
答:這種事情真有,中國、外國都有,我們也遇過不少。這裡有一點要特別注意,人死之後不見得就到鬼道。人死之後還沒到哪一道去,這段期間稱為中陰身,中國俗話稱為靈魂,還沒有去投胎;到鬼道,那已經是入了一道。凡是橫死的、自殺的,都很麻煩,為什麼?
佛經上講得很清楚,他要找替身,在找替身的時候都屬於中陰身,我們講鬼魂、魂魄,他不是在鬼道。找到替身後,按他的行業再投到哪一道去,如果到了鬼道,就不會跟人往來了。(摘錄自21-277-01

臨終助念答問
淨空法師主講



Tanya Jawab Zhu Nian 94



Tanya Jawab Seputar Zhu Nian  94

Tanya :
Setelah alayavijnana meninggalkan tubuh kasar, apakah masih bisa merasakan penderitaan, senang, lapar, dingin dan perasaan lainnya? Siapa yang tidak perlu melewati periode Antarabhava? Siapa pula yang harus melewati periode Antarabhava?

Jawab :
Setelah alayavijnana meninggalkan tubuh kasarnya, maka tidak ada perasaan-perasaan tersebut lagi, tetapi saat baru saja meninggalkan tubuh kasar, masih ada perasaan begitu, maka itu saat ini adalah detik-detik yang menentukan. Para guru sesepuh dan praktisi senior jaman dulu mengajari kita, ketika membantu pasien melafal Amituofo, harus ingat bahwa tidak boleh menyentuh tubuhnya, bahkan kain sprei kasurnya juga tidak boleh disentuh, karena bila disentuh dia akan menderita, karena menderita maka timbul kebencian, kebencian ini akan merugikan dirinya.

Bagi praktisi pelafal Amituofo yang jika saat menjelang ajalnya muncul kebencian maka jalinan jodoh terlahir ke Alam Sukhavati jadi terputus; jika orang biasa yang muncul kebenciannya, maka ini melihat bagaimana kekuatan karmanya, jika karma buruknya terlampau berat maka jatuh ke neraka, jika karma buruknya tidak terlampau berat, juga akan jatuh ke alam binatang, karena dengan membawa kebencian pergi bertumimbal lahir, dapat menjadi ular kobra atau hewan buas lainnya.

Maka itu setelah pasien menghembuskan nafas terakhir, selama kurun waktu delapan jam, jangan menyentuhnya, lebih baik lagi jika bisa hingga 12 jam atau 14 jam, ini lebih aman, kemudian baru digantikan pakaian dan kemudian lagi barulah dimasukkan ke peti jenazah. (Petikan 21-507-01)

Di dalam sutra, Buddha membabarkan bahwa ada tiga jenis insan yang tidak perlu melewati periode Antarabhava, yang pertama adalah praktisi pelafal Amituofo, saat menjelang ajal, begitu menghembuskan nafas terakhir langsung terlahir ke Alam Sukhavati; yang kedua, orang yang terlahir kembali ke Alam Dewa, berkah surgawinya sungguh besar, begitu menghembuskan nafas terakhir, langsung terlahir kembali ke Alam Dewa; yang ketiga, orang yang jatuh ke neraka, begitu menghembuskan nafas terakhir langsung jatuh ke neraka, karena siksaan neraka bila dibanding dengan penderitaan perpisahan empat unsur, beratnya berkali-kali lipat, maka itu penderitaan kecil dia enggan menerimanya, malah lebih sudi menerima kesengsaraan yang lebih besar.

Selain tiga jenis orang tersebut di atas, seluruhnya akan melewati periode Antarabhava, setelah menghembuskan nafas terakhir, alayavijnana tidak langsung meninggalkan tubuh kasarnya, harus melalui siksaan karena proses berpisahnya empat unsur dan periode Antarabhava.

Sumber :
Tanya Jawab Seputar Zhu Nian
Oleh Master Chin Kung



問:神識脫離肉體後,是否還有痛苦、快樂、餓、冷等感受?什麼人不會有中陰身?什麼人會有中陰身?
答:神識完全脫離肉體,就沒有這些感覺,但在剛要脫離的時候有,所以這時候是關鍵的時刻。過去祖師大德教導我們,幫蓮友助念的時候,要特別注意,不能碰他的身體,甚至他的床鋪都不能碰,因為碰到他會痛苦,痛苦就會生瞋恚心,生瞋恚心對他非常不利。念佛人瞋恚心一生起來,往生的緣就斷掉了;普通人生瞋恚心,就看他的業力,業障重的到地獄,縱使業障不重,也會到畜生道,因為懷著瞋恚心去投胎,會到毒蛇猛獸這一類去。所以臨終八個小時內決定不能碰他,最好十二個小時、十四個小時,那就比較安全,之後再給他穿衣服,再入殮。(摘錄自21-507-01

佛在經上說三種人沒有中陰身,第一,念佛的人,往生的時候,一斷氣就到極樂世界去;第二,生天的人,天福很大,斷氣就生天;第三,墮地獄的人,一斷氣立刻就墮地獄,因為地獄的苦比四大分離不知道要嚴重多少,所以這種小苦他不吃、不受,要去受更大的苦。除此之外,統統都有中陰,斷氣後,神識並不是馬上離開,必須經過四大分離的痛苦和中陰過程。(摘錄自21-299-0121-305-01

臨終助念答問
淨空法師主講



Tanya Jawab Zhu Nian 93



Tanya Jawab Seputar Zhu Nian  93

Tanya :
Selama berada dalam periode Antarabhava, akan bertemu dengan kondisi yang bagaimana?

Jawab :
Di dalam Ksitigarbha Sutra tertera bahwa “Alayavijnana yang berkelana, selama belum ditentukan hasil perbuatannya, ibarat orang bisu dan tuli”.  Alayavijnana dalam istilah umum disebut sebagai arwah. Disebut pengelana karena gerakannya yang sangat lincah dan mengambang tidak tetap. Selama berada dalam periode Antarabhava adalah ibarat bisu dan tuli, kebingungan, beginilah keadaannya selama 49 hari. (Petikan 14-12-27)

Buddha berkata bahwa alayavijnana selama berada dalam periode Antarabhava adalah bingung dan bimbang, melihat pemandangan luar ibarat hamparan kabut yang luas, gelap dan tidak jelas, tempat mana yang berjodoh yang akan ditujunya maka akan memancarkan cahaya, alayavijnana akan tertarik berjalan ke arah yang ada terangnya. Kecemerlangan cahaya masing-masing enam alam tumimbal lahir berbeda-beda. (Petikan 01-07-04)

Sumber :
Tanya Jawab Seputar Zhu Nian
Oleh Master Chin Kung



問:中陰身期間,會遇到哪些狀況?
答:《地藏經》云,「冥冥遊神。未知罪福。七七日內。如癡如聾」。「冥冥遊神」就是佛法裡講的阿賴耶識,世俗人指的靈魂。佛家講遊神很正確,講靈魂是恭維的話,因為靈魂決定不靈,如果靈,怎麼會到惡道去?孔老夫子在《易經》裡稱遊魂,與佛家講遊神,都講得很有道理,因為他的速度很快,漂浮不定,確確實實是遊魂。《易經》裡講「遊魂為變」,變就是去投胎,去換一個身體,這時候真的是「如癡如聾」,痴痴呆呆的,七七日內就處在這種狀況。(摘錄自14-12-27

佛講中陰身是迷迷糊糊的,看到外面的空間就像大霧一樣,既黑暗又看不清楚,哪個地方有緣分就看到那裡有光明,就會循著那個光明去找緣分。光的色彩、大小都不一樣,這就是六道的差別。(摘錄自01-07-04

臨終助念答問
淨空法師主講



Tanya Jawab Zhu Nian 92



Tanya Jawab Seputar Zhu Nian  92

Tanya :
Berapa lama periode Antarabhava? Apakah setiap insan harus melewatinya? Kapan baru terlahir kembali?

Jawab :
Dimana letak perbedaan antara makhluk awam dengan Buddha dan Bodhisattva? Buddha dan Bodhisattva mengetahui darimana kelahiran itu berasal, lalu setelah meninggal dunia hendak menuju ke mana; sedangkan orang awam tidak tahu kelahiran itu berasal dari mana, matinya juga tidak tahu harus ke mana, maka itu begitu takut menghadapi kematian.

Buddha dan Bodhisattva sangat jelas akan hal ini, mengerti dan memahaminya, setelah kehidupan di alam ini berakhir, maka inilah yang disebut dengan kematian, yakni melepaskan tubuh kasar. Tubuh kasar ini bukanlah diriku yang sesungguhnya, tubuh kasar itu ibarat sehelai baju, baju sudah rusak, kotor, maka harus dibuang, jangan lagi memakainya, gantilah dengan sehelai baju yang baru.

Semua orang tahu bahwa di dalam enam alam tumimbal lahir, setelah melepaskan tubuh lama, maka akan memasuki periode Antarabhava dalam kurun waktu 49 hari akan bertumimbal lahir, lalu memakai satu tubuh yang baru, maka itu tidak ada kematian.

Periode Antarabhava akan berlangsung selama 49 hari, orang yang terlalu jahat dan terlalu baik tidak perlu melewati periode ini. Di dalam sutra Buddha dijelaskan secara rinci, orang yang terlalu baik begitu menghembuskan nafas terakhir langsung terlahir di alam surga; orang yang terlalu jahat langsung jatuh ke neraka; sedangkan orang yang sedang-sedang ini masih perlu bertatap muka dengan Raja Yama dan para hakim peradilan alam baka.

Selama kurun waktu 49 hari, alayavijnana terlahir kembali tidak tentu waktunya, paling lama 49 hari, yakni tujuh kali tujuh hari, sudah akan terlahir kembali, mengganti dengan tubuh yang baru. Orang yang baik hati, semakin berganti semakin bagus tubuh yang diperoleh; sebaliknya orang yang tidak baik, yang berbuat jahat, semakin berganti tubuh yang diperoleh semakin buruk, berganti jadi tubuh hewan, berganti tubuh setan kelaparan, lebih buruk daripada tubuh manusia. (Petikan 12-17-1053)

Pada umumnya dalam kurun waktu 49 hari alayavijnana akan terlahir kembali, tidak tahu akan bertumimbal lahir di alam yang mana, juga ada yang setelah melewati kurun waktu 49 hari, alayavijnana tidak terlahir kembali, bahkan hingga beberapa tahun, beberapa puluh tahun juga tidak bertumimbal lahir, tetap berada dalam kondisi Antarabhava. Hal ini karena alayavijnana terlampau melekat pada tubuh kasarnya, tidak rela meninggalkan tubuh kasarnya, mereka tidak pergi bertumimbal lahir, menjadi setan penjaga mayat, kebanyakan tinggal di dalam kuburan; ada juga yang tidak merelakan rumahnya, juga tidak pergi bertumimbal lahir, akhirnya menjadi hantu rumah.

Sumber :
Tanya Jawab Seputar Zhu Nian
Oleh Master Chin Kung


問:中陰身有多長?一定有中陰身嗎?什麼時候會去投胎?

答:眾生跟佛菩薩差別在哪裡?佛菩薩知道生從哪裡來,死到哪裡去;凡夫不曉得生從哪裡來,死到哪裡去,所以對死亡會恐懼。佛菩薩清清楚楚、明明白白,在這個地方死了,那不叫死,是身捨掉。身不是我,身就像衣服一樣,衣服穿破、穿髒、穿壞了,把它脫掉,不要了,再換一件新的。諸位都曉得六道輪迴,身捨掉,通常會在四十九天內投胎,又得一個新的身體,所以沒有死。
這四十九天是中陰身,大善大惡的人不用經過中陰。佛經上講得很清楚,大善的人一斷氣馬上生天;大惡的人墮地獄,立刻就去;小善小惡的人還要跟閻羅王、跟判官見見面。
投胎,佛家講往生,時間長短不一,最長的是四十九天,七個七,大概都會投胎去,又換一個身體。心行善的人,身體愈換愈好;心行不善的人、造惡的人,身體就愈換愈差,換畜生身,換餓鬼身,比人身還要差。
(摘錄自12-17-1053

絕大多數在四十九天內都會轉世,不知又輪迴到哪一道去了,也有少數在七七日內沒有投胎,甚至幾年、幾十年都不投胎,都在中陰狀況。這是特別執著身體、捨不得離開身體的人,他們不去投胎,變成守屍鬼,多數住在墳墓裡;也有對房子捨不得,往往也不去投胎,房子就變成鬼屋。(摘錄自14-12-27

臨終助念答問
淨空法師主講



Tanya Jawab Zhu Nian 91




Tanya Jawab Seputar Zhu Nian  91

Tanya :
 Periode Antarabhava selama 49 hari, dihitung sejak kapan?

Jawab :
Di dalam Agama Buddha Tiongkok, sebagian besar dihitung sejak hari dimana pasien menghembuskan nafas terakhir.

Sumber :
Tanya Jawab Seputar Zhu Nian
Oleh Master Chin Kung



問:中陰身,七期是從何時開始計算?
答:在中國佛教裡,一般講亡者斷氣後當天,從這一天算起七期。(摘錄自21-307-01

臨終助念答問
淨空法師主講



Tanya Jawab Zhu Nian 90



Tanya Jawab Seputar Zhu Nian  90

Tanya :
Memperingati setiap periode tujuh hari, hal ini tercantum di sutra mana? Mengapa selama tujuh kali tujuh hari harus memupuk jasa kebajikan?

Jawab :
Di dalam Ksitigarbha Sutra tercantum, “Jika setelah almarhum meninggal dunia, dalam kurun waktu 49 hari, dapat memupuk berbagai kebajikan, sehingga almarhum dapat selamanya menjauhi alam penderitaan, terlahir kembali di Alam Dewa dan alam manusia, memperoleh kebahagiaan menakjubkan yang unggul. Selain itu sanak keluarga yang masih hidup, juga memperoleh manfaat yang tak terhingga”.

Setelah seseorang meninggal dunia, setiap tujuh hari harus melimpahkan jasa kepadanya, teori ini tertera dalam Ksitigarbha Sutra.  Setelah meninggal dunia, alayavijnana akan melewati sebuah periode, sekitar 49 hari, kemudian akan bertumimbal lahir, dengan pertimbangan karma baik dan karma buruk yang dilakukannya, yang menentukan almarhum akan terlahir kembali di alam mana, menerima buah karmanya.

Dalam periode Antarabhava, setiap tujuh hari akan mengulangi sekali tahapan kematian, bagi almarhum ini merupakan penderitaan yang amat menyiksa, maka itu selama kurun waktu 49 hari perbanyak menimbun jasa kebajikan, membuat pelimpahan jasa untuknya, akan menambah kekuatan berkah, mengurangi beban derita. 

Dalam kurun waktu 49 hari, andaikata sanak keluarga setiap hari membaca sutra, melafal Amituofo dan melimpahkan jasa, maka pahala almarhum akan sangat besar, ini adalah hal yang membawa manfaat baik bagi yang telah meninggal dunia maupun yang masih hidup.

Dalam kegiatan memupuk jasa kebajikan, diantara segala kebajikan, maka utamakan kegiatan membaca sutra, melafal Amituofo dan pelimpahan jasa, andaikata mempunyai kesanggupan, mendanakan harta benda yang ditinggalkan almarhum, maka pahala ini akan lebih besar lagi.

Sumber :
Tanya Jawab Seputar Zhu Nian
Oleh Master Chin Kung



問:做七出自哪部經典?為什麼要在七七日內「廣造眾善」?
答:《地藏經》云,「若能更為身死之後。七七日內。廣造眾善。能使是諸眾生。永離惡趣。得生人天。受勝妙樂。現在眷屬。利益無量。」人死後要做七,出處就在這裡。人死後有一段中陰時間,大概是四十九天,過後就會去轉世,看亡者的行業落到哪一道,就到哪一道去受果報。中陰期間,每七天會重複一次死的過程,對亡者來說是相當痛苦的,所以在七七日內「廣造眾善」,為他做佛事,增加福力,減少痛苦。七七四十九天內,家親眷屬如果天天為亡者誦經、念佛迴向,亡者的福報就很大,這是冥陽兩利的事情。「廣造眾善」,在一切善法裡,以誦經、念佛迴向為主,如果有能力,將亡者遺留下來的財物廣行布施,那福報就更大了。(摘錄自14-12-26

臨終助念答問
淨空法師主講